Facebook, Twitter dan Google Dikritik Terkait Ujaran Kebencian

Diposting pada

Nick Pickles, kepala kebijakan publik dan pemerintah untuk Twitter di Inggris mengakui hal tersebut dan mengatakan bahwa  Twitter tidak melakukan pekerjaan yang cukup baik dalam menanggapi laporan dari pengguna. Menurutnya Twitter tidak cukup berkomunikasi dengan pengguna ketika mereka melaporkan sesuatu, Twitter tidak membuat orang cukup update dan Twitter juga tidak cukup berkomunikasi kembali ketika melakukan tindakan.

Sementara itu, perwakilan Facebook Simon Milner mengakui bahwa penyelidikan BBC terkait foto pelecehan  anak-anak di Facebook menunjukkan bahwa sistem Facebook  tidak bekerja, tetapi ia kemudian mengatakan hal tersebut telah diperbaiki.

Sebagaimanan diketahui, BBC News melaporkan 100 postingan yang menampilkan foto anak-anak yang dilecehkan secara seksual, tetapi hanya sedikit dari foto yang dilaporkan tersebut yang dihapus Facebook, yaitu hanya 18 foto, sedangkan 82 foto lainnya dianggap tidak melanggar standar komunitas.

Sumber: Sumber : Internet sehat BBC, 16 Maret 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *