18 Inisiatif TIK Indonesia Masuk Nominasi Penghargaan Dunia (WSIS 2017)

Diposting pada

Aktivis ICT Watch Indonesia Donny BU mengharapkan pada tahun ini inisiatif dari Indonesia dapat menjadi juara di ajang tersebut. Hal ini mengingat terdapat 18 inisiatif yang masuk menjadi nominasi.

Menurut dia, China menjadi kompetitor yang kuat dalam ajang tersebut pada tahun ini.

Ia menilai, inisiatif TIK di bidang E-Agriculture dapat menarik perhatian mengingat Indonesia merupakan negara agraris dengan populasi penduduk 250 juta lebih.

Dalam ajang WSIS Prizes kali ini, dari 18 kategori yang diperlombakan, Indonesia memasukan 18 inisiatif di 11 kategori.

Ke-18 inisiatif tersebut meliputi Data Revolution for Monitoring Sustainable Development Goals oleh Bandung Institute of Governance Studies (BIGS), Research on ICT Initiatives on The Governance Sector in Indonesia oleh BIGS.

Indonesia Internet Exchange (IIX) oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Koperasi Digital Indonesia Mandiri oleh PATTIRO, Promoting Accountability of Village Law Implementation through ICT Based Forum and Feedback Loop Mechanism oleh PATTIRO.

Clevio Coder Camp oleh Clevio Coder Camp, Miss Internet Indonesia oleh Handoyo Taher, From Smart City to Open City: The Cash of Jakarta Smart City oleh CIPG, Kakekku Datang oleh Pulse Lab Indonesia, Game My Village: Innovation for Strengthening Participatory Planning and Public Monitoring in Village Development oleh Sinergantara.

Kaki5JKT oleh Pulse Lab Jakarta, Lacak Malaria oleh Pulse Lab Jakarta, Kerjabilitas oleh Saujana Indonesia, Backpack Radio Station oleh Imam Abdurrahman, UAV-Based Mapping for Village Planning and Precision Agriculture oleh Pulse Lab Jakarta, iGrow My Own Food oleh iGrow, Internet Sehat oleh ICT Watch.

Sumber: Internet sehat Antara, 06 April 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *