Perkenalkan Amelia, Sistem Komputasi Kecerdasan Buatan Terbaru

  • 0

Perkenalkan Amelia, Sistem Komputasi Kecerdasan Buatan Terbaru

Category : Teknologi Terkini

Amelia adalah nama yang bagus untuk seorang gadis. Akan tetapi, bagaimana kalau Amelia tersebut adalah sebuah sistem komputasi kecerdasan buatan?

Sebuah sistem komputasi kecerdasan buatan terbaru telah dilahirkan dan diberi nama Amelia, untuk mengenang perintis penerbangan Amerika, Amelia Earhart.  Sistem komputasi kecerdasan buatan terbaru tersebut mampu memikul beban tugas yang sering membosankan dan melelahkan sehingga memungkinkan manusia menjadi rekan kerja untuk peran yang lebih kreatif.

Amelia, tidak ditujukan seperti seperti Watson IBM, tetapi dengan niat yang murni untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Alan Turing pada tahun 1950-an, yaitu bisakah mesin berpikir?

Amelia belajar dengan mengikuti instruksi tertulis sama seperti manusia, tetapi mampu menyerap informasi dalam hitungan detik. Ia mengerti penuh arti apa yang dibaca, bukan hanya mengenali kata per kata secara individu. Hal ini melibatkan konteks pemahaman, penerapan logika, dan menyimpulkan implikasi.

Apabila Amelia dihadapkan kepada informasi yang sama seperti seorang karyawan baru di sebuah perusahaan, Amelia dengan cepat dapat menerapkan pengetahuan tersebut untuk memecahkan pertanyaan dalam berbagai proses bisnis. Sama halnya dengan pekerja pintar, Amelia  belajar dari rekan-rekannya dan dengan melakukan observasi terhadap pekerjaannya, ia terus meningkatkan pengetahuan.

Sementara sebagian besar mesin pintar lainnya memerlukan manusia untuk beradaptasi dengan perilaku mesin pintar agar bisa berinteraksi, Amelia cukup cerdas untuk berinteraksi seperti layaknya manusia sendiri. Amelia berbicara lebih dari 20 bahasa dan proses pengetahuan intinya, Amelia hanya perlu belajar sekali untuk dapat berkomunikasi dengan pelanggan dalam bahasa mereka.

Amelia menciptakan sendiri peta proses dari informasi yang ia diberikan sehingga ia dapat bekerja sendiri dan tindakan yang ia lakukan tergantung kepada masalah yang dipecahkan.

Amelia telah diuji coba oleh sejumlah perusahaan yang termasuk ke dalam daftar Fortune 1000  dalam banyak bidang. Dalam setiap bidang tersebut, ia belajar tidak hanya dari membaca manual yang ada dan konteks situasional, tetapi juga dengan mengamati dan bekerja sama dengan manusia.

Contoh di bidang help desk, Amelia bisa memahami apa yang dicari oleh penelepon, mengajukan pertanyaan untuk memperjelas masalah, mencari dan mengakses informasi yang dibutuhkan dan menentukan langkah-langkah untuk untuk memecahkan masalah.

Tampaknya Amelia merupakan mesin pintar yang semakin dekat untuk memahami apa yang diinginkan manusia. Mesin pintar ini sebuah kemajuan yang bisa sangat bermanfaat untuk mempermudah manusia dalam bekerja.

Sumber: Internet sehat The Telegraph, 07 April 2017


Leave a Reply