Membidik Prestasi Melalui Partisipasi

Diposting pada

Jakarta – 128 hari jelang pelaksanaan Asian Games 2018, sebuah Kampanye Gerakan Ayo Olahraga yang diikuti oleh seluruh jajaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dilakukan melalui acara bersepeda bersama mengelilingi rute komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, yang menjadi venue utama penyelenggaraan event olahraga paling bergengsi negara-negara di kawasan Asia ini.

Kampanye Gerakan Ayo Olahraga yang dilakukan untuk membudayakan semangat berolahraga sekaligus menggelorakan semangat Asian Games 2018 ini dipimpin langsung Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Rabu Pagi (11/4).

“Tahun ini adalah tahun olahraga, tahun dimana Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan olahraga terbesar setelah olimpiade. Pagi ini, semangat menuju Asian Games 2018 kita akan mulai dari sini,” seru Menpora saat memulai kegiatan bersepeda yang dimulai dari halaman kementeriannya.

Menpora mengatakan, ada 2 hal penting sebagai warisan yang akan ditinggalkan untuk bangsa Indonesia dari ajang Asian Games 2018, yakni; 1.Ketersediaan infrastruktur olahraga  yang maju dan berkualitas dunia, dan 2. Masyarakat yang berolahraga.

“Ada banyak venue olahraga yang telah kita renovasi di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat dan sekitarnya, yang sebentar lagi akan rampung sepenuhnya. Tidak sedikit uang negara yang sudah kita keluarkan, tugas kita sekarang adalah menyukseskan perhelatan ini dari sisi penyelenggaraan, prestasi, administrasi dan dampak pemberdayaan ekonomi yang ditimbulkan bagi masyarakat,” ujar Menpora lagi.

Terkait sukses prestasi Indonesia, Imam menyebut, sejak awal pemerintah berkomitmen mengawal atlet-atlet yang akan bertanding sejak proses pemusatan latihan di pelatnas, asupan gizi dan nutrisi atlet, peralatan bertanding hingga pemberian bonus saat atlet meraih prestasi

“Sejak awal tahun, saya mendatangi satu persatu cabang olahraga, untuk mengetahui kendala yang ada di pelatnas dan memberi dukungan moril kepada atlet agar mental juara tertanam dalam diri mereka. Sebagai tuan rumah kita punya modal besar berupa dukungan penuh dari masyarakat,” jelas Imam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *