Lebih dari Separuh Traffic Internet Dunia Berasal dari Bots

  • 0

Lebih dari Separuh Traffic Internet Dunia Berasal dari Bots

Category : Pengumuman

Sebuah laporan baru menunjukkan bahwa lebih dari setengah dari lalu lintas internet dunia berasal dari bot atau aplikasi perangkat lunak yang melakukan tugas-tugas otomatis untuk apapun yang pengguna bisa pikirkan di internet.

Bot begitu umum dalam ekosistem media digital yang bahkan penerbit paling canggih pun tidak bisa menghindari mereka. Kabar baiknya adalah bahwa peningkatan lalu lintas bot tahun lalu sebagian besar disebabkan penambahan bot yang baik dalam ekosistem, sementara lalu lintas bot buruk tetap hampir sama atau tidak meningkat.

Hampir seperempat dari lalu lintas internet berasal dari bot yang baik yang memonitor atau memperbaiki web. Contoh umum bot yang baik adalah spider yang digunakan Google memetakan internet untuk memperluas hasil pencarian mereka, dan feed fetchers yang digunakan Facebook untuk menyegarkan newsfeed pengguna di ponsel. Secara total Google search spider dan Facebook feed fetchers membuat lebih dari 8% dari semua lalu lintas web.

Bot buruk biasanya digunakan untuk mencuri konten dari website, meniru situs untuk memperoleh pendapatan iklan, membuat halaman spam untuk mengumpulkan data pengguna, atau menutup situs-situs dengan menabrakkan mereka dengan lalu lintas yang sangat tinggi. Menurut penelitian, bot buruk membuat hampir 30 persen dari semua lalu lintas internet, dan mayoritas dari mereka meniru situs asli atau orang untuk memotong langkah-langkah keamanan.

Pada bulan Desember 2016, White Ops, sebuah perusahaan cybersecurity yang fokus pada malware dan penipuan iklan, mengungkap jaringan kriminal bot buruk terbesar dalam sejarah yang disebut Methbot. Methbot mencuri jutaan dolar pendapatan iklan, sebagian besar dari jaringan iklan, dengan menciptakan situs umum dan mencuri lalu lintas iklan dan pendapatan situs tersebut. Association of National Advertisers dan White Ops memperkirakan bahwa bots buruk tersebut menyebabkan kerugian pengiklan lebih dari 7 miliar dollar per tahun.

Sumber:Internet sehat Axios, 16 Maret 2017


Leave a Reply