Jangan Gunakan Password Kuat di Setiap Layanan

  • 0

Jangan Gunakan Password Kuat di Setiap Layanan

Category : Pengumuman

Password yang kuat yang terdiri dari kombinasi angka huruf dan karakter banyak disarankan ahli keamanan agar akun pengguna bisa terbebas dari ancaman hacker. Penelitian pun menunjukkan bahwa sangat banyak pengguna yang menggunakan password yang lemah, yang mudah ditebak sehingga hacker dengan mudah memasuki akun pengguna.

Namun tahukah Anda bahwa tidak semua layanan yang anda gunakan harus menggunakan password yang kuat?

Peneliti dari Microsoft mengatakan pengguna harus menggunakan dan menggunakan kembali password yang lemah untuk website atau situs yang tidak memegang informasi yang berharga.

Menurut peneliti tersebut, dengan tidak harus khawatir untuk mengingat password yang unik dan kompleks untuk setiap situs, pengguna dapat fokus pada upaya mengingat password yang aman untuk situs bernilai tinggi seperti perbankan atau e-commerce. Terlebih lagi ada kecenderungan bahwa  password manager yang sering digunakan pengguna untuk mengingat password menimbulkan lebih banyak masalah daripada memecahkannya.

Ini artinya, dengan menggunakan password yang kuat untuk setiap situs, pengguna akan sulit sekali mengingat semua password yang cenderung berbeda untuk masing-masing situs tersebut. Meskipun ada password manager atau opsi reset password, hal tersebut tetaplah bukan suatu solusi dan sering malah membuat pengguna malas untuk masuk situs tersebut karena password tidak lagi diingat.

Jadi apa yang harus pengguna lakukan? Studi yang dilakukan oleh peneliti Microsoft tersebut menyatakan bahwa pengguna harus memilih dan menggunakan kembali password yang mudah diingat untuk situs  berisiko rendah dan  memaksimalkan kemampuan mereka untuk mengingat password yang unik dan kompleks untuk situs berisiko tinggi.

Dengan kata lain, untuk situs yang Anda perkirakan tidak menuntut informasi pribadi dan keuangan secara rinci, Anda tidak perlu repot membuat password yang unik dan kompleks. Namun untuk situs layanan seperti e-commerce dan perbankan sehendaknya sumber daya yang anda miliki diarahkan untuk membuat dan mengingat password yang unik dan komplek untuk situs tersebut.

Namun tentu saja hal ini agak membingungkan. Pengguna pertama sekali harus bisa menentukan mana situs yang berisiko rendah dan mana yang berisiko tinggi. Melihat banyaknya akun pengguna yang dibajak saat ini, kecenderungannya risiko akibat dibajak tersebut tinggi, meskipun mungkin situs yang digunakan berisiko rendah. Oleh karena itu, tetap saja pengguna memiliki risiko tinggi meskipun suatu layanan tidak menuntut informasi yang penting.

Sumber: Internet sehat The Guardian, 06 April 2017


Leave a Reply