Google Jelaskan Hasil Pencarian tentang Holocaust

Diposting pada

140703100107 google bans porn ads 620xa 300x187 - Google Jelaskan Hasil Pencarian tentang Holocaust

Google mengatakan bahwa mereka kini berpikir secara mendalam tentang bagaiman cara untuk meningkatkan pencarian, setelah kritik atas beberapa hasil pencarian termasuk yang membahas Holocaust menduduki peringkat teratas dari hasil pencarian. Sebelumnya, Carole Cadwalladr dari The Guardian melaporkan bahwa ketika ia mencari “did the Holocaust happen?” ia memperolah hasil pencarian teratas No (atau tidak pernah terjadi). Hal ini tentu bertentangan dengan yang dipahami banyak orang selama ini. Google kini mengubah ranking hasil pencarian tersebut, khususnya untuk pengguna AS.

Halaman yang menduduki posisi teratas hasil pencarian tersebut adalah sebuah situs yang mengampanyekan supremasi kulit putih, yaitu Stormfront dan sejauh ini tetap berada di urutan teratas hasil pencarian di Inggris.

Juru bicara Google mengatakan bahwa hal tersebut adalah masalah yang benar-benar menantang dan sesuatu yang membuat Google berpikir secara mendalam dalam hal bagaimana Google dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik. Juru bicara Google tersebut menambahkan bahwa hasil pencarian merupakan refleksi dari konten yang ada di web. Fakta bahwa situs kebencian mungkin muncul dalam hasil pencarian tidak berarti bahwa Google mendukung pandangan tersebut.

Mengenai perubahan terbaru dalam peringkat pada pencarian terhadap Holocaust, editor situs berita Search Engine Land Danny Sullivan, percayabahwa hal tersebut adalah upaya pihak luar untuk memengaruhi urutan hasil pencarian. Sullivan bertemu para eksekutif dan insinyur Google pekan lalu untuk membahas isu peringkat hasil pencarian yang dipertanyakan yang juga memengaruhi pertanyaan lain tentang, misalnya, etnis minoritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *