Bupati Siak Tinjau Kesiapan Penerapan OSS

Diposting pada

Menurutnya sistem ini memiliki tiga pilar besar yang menjadi latar belakang dalam pengembangannya. Pertama mempermudah perizinan, memonitor dan mengawal permohonan investasi, kedua membangun di sektor Teknologi Informasi dan yang ketiga melakukan penyederhanaan dalam proses perizinan.

“Dengan sistem ini, nantinya semua proses perizinan dari permohonan sampai dengan penerbitan dokumen akan diterbitkan melalui OSS”, ucapnya.

Secara garis besar kata Heriyanto, terdapat pembagian berusaha, mulai dari izin usaha dan izin komersial atau operasional. Sedangkan pemohon perizinan berusaha terdiri atas pelaku usaha perseorangan dan pelaku usaha non perseorangan.

“Kita siap membantu para investor yang akan mengurus perizinannya, kita juga akan menyiapkan segala sarana dan prasarananya”, ujarnya lagi.

Berdasarkan data dari DPMPTSP, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam (PMDN) pada tahun 2017 tercatat sebesar Rp 629.851.913.180,-. Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) 2017 sebesar Rp. 1.449.996.676.400,-.

Melalui peluncuran sistem Online Single Submission para investor dan pelaku usaha kini bisa mengurus izin usaha melalui online di laman www.oss.go.id yang dapat diakses 24 jam dimana saja dan kapan saja. Atau jika ada pemohon yang belum mengerti dapat langsung datang ke kantor DPMPTSP untuk nantinya dapat dibimbing dalam proses permohonannya.

Sumber : Humas Kab. Siak, 04 September 2018

One thought on “Bupati Siak Tinjau Kesiapan Penerapan OSS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *